Wisatamy

Informasi Tempat Wisata Indonesia

Post Top Ad

Sabtu, 01 April 2017

April 01, 2017

Curug Lawe Semarang : Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Pati

Curug Lawe Semarang – Semarang memang tidak seperti Jogja yang memiliki banyak destinasi wisata dan berbagai cerita rakyat yang melegenda. Tapi, bukan berarti Ibu Kota Jawa Tengah ini tidak memiliki destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Nah, jika Anda bosan dengan tempat-tempat wisata yang itu-itu saja, atau sekadar ingin mencari kesejukan di tengah cuaca Kota Semarang yang cukup panas, maka tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi Curug Lawe yang letaknya di kaki Gunung Pati.

Curung Lawe merupakan sebuah air terjun yang memiliki karakteristik unik. Bentuknya seperti sebuah cekungan yang di tengah-tengahnya terdapat air terjun yang mengalir deras. Panorama alamnya juga masih sangat alami. Nanum, ketika Anda ingin melihat keindahan Curung Lawe Semarang ini, Anda harus treking atau berjalan kaki melewati jalanan yang cukup menantang.


Berjalan kaki menyusuri semak belukar yang ditumbuhi pohon-pohon rimbun, jalan berbatu yang naik turun, tentu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selain itu, Anda juga bisa lebih dekat dengan alam. Mengingat jarak pintu masuk sampai ke lokasi air terjun cukup jauh dan jalanan yang cukup extrem, maka ketika berkunjung ke tempat ini persiapkanlah fisik yang prima dan perbekalan yang cukup.

Perjalanan pertama untuk mencapai air terjun ialah melewati jalan setapak yang menurun dan hanya bisa dilalui satu orang serta jurang di kiri dan kanan. Maka dari itu, selama perjalanan konsentrasi Anda sangat dibutuhkan. Sebab jika salah melangkah sedikit saja, maka Anda akan langsung terjun ke jurang.

Setelah melewati jalan setapak yang cukup extrem, Anda akan sampai di jalan yang di bawahnya dilapisi dengan kayu. Jangan khawatir, jalan ini cukup aman untuk dilalui, bahkan tidak jarang banyak wisatawan yang memanfaatkan momen itu untuk mengambil gambar. Tentu, Anda juga tidak ingin melewatkan kesempatan ini bukan?


Dalam perjalanan menuju ke lokasi Curung Lawe, jika beruntung Anda akan menjumpai hewan-hewan liar seperti lutung dan hewan-hewan lainnya. Trek selanjutnya, Anda akan melewati jalan berbatu yang berkelok dan juga melewati beberapa sungai. Ketika melewati jalanan ini, Anda sudah bisa mendengar deru suara air yang jatuh ke bawah menghantam bebatuan. Hal itu petanda bahwa air terjun yang Anda cari-cari sudah dekat.

Ketika sampai di Curung Lawe Semarang ini, maka rasa lelah Anda selama perjalanan seolah-olah sirna begitu saja. Keindahan air terjun, jernihnya air yang tidak berhenti mengalir menghantam bebatuan menciptakan alunan musik alam yang menyegarkan dan obat mujarab untuk menghilangkan rasa lelah. Setelah istirahat sejenak, Anda bisa mengabadikan moment indah dengan berfoto atau selfie di dekat air terjun.

Curug Lawe yang berdekatan dengan Curug Benowo ini memiliki cerita yang cukup unik. Air yang jatuh dari atas tebing terlihat seperti benang putih. Di mana benang putih dalam bahasa Jawa disebut lawe. Dan air terjun dalam bahasa Jawa disebut curug. Jadi air terjun ini dinamakan Curug Lawe karena airnya yang mirip dengan benang putih. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa nama air terjun ini berasal dari jumlah air terjun yang berjumlah 25 buah. Di mana angka 25 ini dalam bahasa Jawa disebut selawe.

Lokasi dan Rute ke Curug Lawe Semarang

Lokasi Curung Lawe terletak di Desa Kalisidi, Ungaran, Semarang, tepatnya di wilayah perhutani KPH Kedu Utara. Jarak dari pusat kota Semarang kurang lebih 21 Kilometer dan bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. Jika Anda berangkat dari pusat kota Semarang, Anda bisa langsung menuju ke arah Universitas Negeri Semarang. Sebelum pintu gerbang utama UNNES ada pertigaan, belok ke kiri. Ikuti jalan tersebut nanti akan ada pertigaan.

Dari pertigaan itu, terdapat dua jalan, ada jalan yang menurun dan ada yang menanjak. Pilih jalan yang menurun, atau ambil arah kanan dari pertigaan tersebut. Setelah itu Anda akan bertemu pertigaan, belok kiri, lurus terus sampai menemukan lokasi air terjun. Selama perjalanan jangan khawatir tersesat, sebab ada banyak papan petunjuk jalan yang bisa memandu Anda untuk mencapai lokasi Air terjun Curu Lawe. Jika masih bingung, silakan tanya pada warga sekitar.

Untuk lebih jelasnya bagaimana cara menuju ke lokasi Curung Lawe Semarang ini silakan lihat Google Maps di bawah ini:



Fasilitas di Curug Lawe Ungaran Semarang

Di tempat ini belum banyak fasilitas yang tersedia. Toilet pun hanya satu. Untuk itu, ketika berkunjung ke tempat ini sebaiknya persiapkan bekal yang cukup dan berbagai keperluar pribadi dari rumah. Sebab di Curug Lawe Semarang ini tidak ada warung makan, dan penginapan terdekat hanya ada di daerah Ungaran.

Objek Wisata di Dekat Curug Lawe

Apabila Anda berkunjung ke Curug Lawe, jangan lewatkan untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di dekat curug tersebut, yaitu Curug Benowo dan Sendang Pengantin. Jarak kedua objek wisata tersebut tidak terlalu jauh, hanya dalam waktu 30 menit dan dengan berjalan kaki, Anda bisa mengunjungi kedua objek wisata tersebut.

Bahkan, saat ini sudah ada jalur baru untuk menuju Curug Benowo. Anda bisa melewati jalur ini, karena akses jalannya lebih mudah dan lebih cepat. Jika jalur yang lama harus melewati jurang, sekarang sudah tidak lagi. Jalur baru ini dibuat langsung tembus dari Curug Lawe ke Curug Benowo. Lewat jalur baru ini, untuk mencapai Curung Benowo, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Sepanjang perjalanan Anda bisa menikmati indahnya alam yang masih asri dan sejuknya udara pegunungan, sehingga perjalanan Anda tidak akan terasa.

Tips Wisata Ke Curug Lawe

Ada beberapa tips ketika Anda ingin berkunjung ke Curung Lawe Semarang. Berikut ini tips-tips ke Curug Lawe yang mungkin bermanfaat bagi Anda:
  1. Curug Lawe tutup pada jam 15.00. Maka dari itu datanglah sebelum jam tersebut jika ingin menikmati segarnya air terjun dan keindahan alam di sekitar curug.
  2. Jika Anda tidak ingin terlalu ramai, maka datanglah pada pagi hari atau menjelang curug tutup, atau pada hari-hari biasa bukan hari libur.
  3. Sebaiknya pulanglah lebih awal atau sebelum jam 4 sore. Karena di atas jam itu, jalan keluar menuju area parkir cukup gelap, karena pepohonan yang rimbun.
  4. Gunakan alas kaki atau sepatu yang nyaman untuk kegiatan outdoor. Sebab jalanan menuju lokasi curug lawe cukup licin dan berbatu.
  5. Jangan datang ke tempat ini pada musim hujan, pilihlah waktu yang cerah. Sebab jika cuaca hujan, pengelola tidak akan mengijinkan wisatawan masuk ke lokasi air terjun.

Jumat, 31 Maret 2017

Maret 31, 2017

Pantai Batu Karas Pangandaran – Destinasi Menarik untuk Bermain Selancar

Pantai Batu Karas Pangandaran – Satu lagi destinasi wisata di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Ciamis yang sayang untuk dilewatkan. Namanya Pantai Batu Karas, yakni sebuah pantai yang memiliki panorama alam begitu luar biasa. Pantai yang langsung menghadap ke Samudra Hindia ini juga merupakan spot yang menantang untuk berselancar.

Pantai Pangandaran boleh jadi sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Ciamis, namun pesona Pantai Batu Karas Pangandaran ini tidak kalah indahnya dengan pantai yang sudah sejak lama terkenal di kalangan wisatawan itu. Yah, Pantai Batu Karas seolah-olah merupakan perpaduan antara dua pantai yakni Pantai Pangandaran dan Pantai Batu Hiu. Di mana kondisi alam di pantai ini masih alami, belum banyak wisatawan sehingga suasana relatif sepi dan tenang. Ketenangan dan sejuknya alam pantai sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat bersantai, maka wajar jika banyak wisatawan yang betah berlama-lama di pantai ini.


Pantai Batu Karas yang lokasinya kurang lebih 30 Kilometer dari Pantai Pangandaran merupakan pantai dengan bibir pantai yang landai. Sepanjang bibir pantai terdapat pepohonan yang rindah, sehingga pantai ini tampak asri, dan memiliki udara yang sejuk dan menyegarkan.

Lokasi Pantai Batu Karas

Pantai Batu Karas terletak di Jl. Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya kurang lebih 30 kilometer dari Pantai Pangandaran. Untuk sampai ke lokasi pantai ini tidak terlalu sulit. Rute termudah yang bisa Anda lalui ialah dari jalur Pantai Pangandaran, perjalanan dilanjutkan menuju ke daerah parigi, kemudian ke Cijulang. Lihat papan petunjuk jalan menuju Pantai Batu Karas.

Rute ke Pantai Batu Karas Pangandaran

Rute dari Jakarta ke Batu Karas Pangandaran:

Jakarta – Tol Cikampek – Tul Purbaleunyi (Cipularang) – keluar Pintu Tol Cileunyi – Cileunyi – Rancaekek – Baypass Parakanmuncang – Nagreg – Lembang – Malangbong – Ciawi – Jamanis – Flayover Rajapolah – Cihaurbeuti – Sindangkasih – Cikoneng – Ciamis – Cijeungjing – Banjar – Banjarasari – Padaheurang – Kalipucang – Pangandaran – Parigi ¬– Cijulang – Batu Karas.

Rute dari Bandung ke Batu Karas Pangandaran:

Bandung – Keluar pintu Tol Pateur – Tul Purbaleunyi (Cipularang) – keluar Pintu Tol Cileunyi – Cileunyi – Rancaekek – Baypass Parakanmuncang – Nagreg – Lembang – Malangbong – Ciawi – Jamanis – Flayover Rajapolah – Cihaurbeuti – Sindangkasih – Cikoneng – Ciamis – Cijeungjing – Banjar – Banjarasari – Padaheurang – Kalipucang – Pangandaran – Parigi ¬– Cijulang – Batu Karas.

Rute dari Jogja ke Batu Karas Pangandaran:

Jogja – Wates – Purworejo – Kutoarjo – Kebumen – Gombong – Wangon – Karangpuncung – Majenang – Banjar – Banjarsari – Padaheurang – Kalipucang – Pangandaran – Parigi – Cijulang – Pantai Batu Karas.

Untuk lebih jelasnya bagaimana cara menuju ke Pantai Batu Karas silakan lihat google maps di bawah ini:



Fasilitas di Pantai Batu Karas Pangandaran

Fasilitas yang menjadi unggulan Pantai Batu Karas Pangandaran ini ialah persewaan alat selancar. Di pantai ini Anda bisa menyewa peralatan selancar di persewaan-persewaan yang banyak bertebaran di pinggir pantai. Harga masing-masing peralatan ini bervariasi, untuk papan selancar profesional dibandrol seharga Rp75.000/hari, dan untuk papan spons dibandrol dengan harga Rp10.000/sewa.


Selain persewaan papan selancar, di Pantai Batu Karas Pangandaran ini juga terdapat banyak penginapan dengan harga yang cukup terjangkau. Nah, jika Anda ingin lebih leluasa menikmati keindahan pantai, maka cobalah untuk menginap di salah satu penginapan yang ada di pantai ini, di jamin, suasana malam Anda akan menyenangkan.

Jika Anda pemburu kuliner, jangan khawatir di sepanjang Pantai Batu Karas Pangandaran ini terdapat banyak rumah makan yang menyajikan aneka menu khas daerah Pangandaran serta berbagai olahan sea food. Setelah kenyang, rasanya kurang pas jika berkunjung ke tempat wisata tidak membeli oleh-oleh. Nah, di pantai ini banyak terdapat penjual souvenir, seperti kerajinan dari bahan kerang laut atau kaos khas Pantai Batu Karas.

Serunya Selancar Di Pantai Batu Karas

Objek wisata Pantai Batu Karas Pangandaran ini terkenal memiliki ombak yang biasa, tapi cukup menantang. Airnya pelan tapi gelombang ombaknya tinggi, sebuah kombinasi harmonis sehingga cocok untuk dijadikan sebagai area berselancar. Banyak wisatawan yang mengatakan bahwa objek wisata ini sebagai miniatur wisata bali. Sebab, pantai ini menawarkan pengalaman surfing yang tidak akan terlupakan.


Ada tiga titik spot surfing di Pantai Batu Karas Pangandaran ini, yakni, Bulak Pendek, Legok Pari dan Karang. Bulak Pendek, mempunya ciri khas ombak yang membentuk dinding tinggi dan panjang. Spot surfing ini cocok bagi para peselancar profesional. Namun, untuk mencapai spot ini Anda harus menyewa perahu terlebih dahulu.

Untuk para peselancar pemula, Lengok Pari adalah tempat yang tepat untuk berlatih selancar. Di sini ombaknya terbilang aman dan juga tidak begitu tinggi. Dan spot terakhir ialah Karang. Di tempat ini peluang untuk berselancar ialah ketika laut sedang pasang. Sebab, ketika laut sedang surut, Karang, seperti namanya, tempat ini banyak ditumbuhi bebatuan karang.

Selain berselancar, ada banyak aktivitas menarik yang bisa Anda lakukan di Pantai Batu Karas Pangandaran ini. Di pantai in Anda bisa bermain Jet Sky, Banana Boat, atau naik kereta kuda untuk berkeliling menyusuri pantai. Bagi kamu yang hobi berpetualang, di kawasan pantai juga terdapat area untuk hiking dan berkemah. Jika Anda ingin yang lebih menantang Anda bisa pergi ke Karang Nunggal, yakni sebuah pantai mungil dan terpencil. Bebatuan tinggi dan kokoh serta deburan ombak yang membentuk alunan musik menjadikan suasana alam pantai pangandaran semakin indah.

Hotel di Pantai Batu Karas

Sebagaimana telah dijelaskan di atas, bahwa di sekitar Pantai Batu Karas Pangandaran ini terdapat banyak penginapan dan hotel dengan harga yang bervariasi. Jika Anda ingin mengenal tentang budaya, etika dan rutinitas masyarakat setempat, maka Anda bisa menyewa hunian masyarakat.

Banyak penginapan dan hotel di kawasan Pantai Batu Karas yang menawarkan harga cukup terjangkau, seperti Hotel Java Beach, Hotel Pondok Putri, Bonsai Bungalows, Hotel Teratai, Hotel Hi dan Low, Sunrise Resort, Reef Hotel, Villa Monyet dan Hotel Sindang Asih. Jika Anda berniat untuk menginap di hotel-hotel tersebut atau ingin mencari hotel yang dekat dengan Pantai Batu Karas, Anda bisa booking terlebih dahulu lewat Traveloka atau Agoda.

Cafe Resto di Batu Karas Pangandaran

Bagi Anda pemburu kuliner atau sekadar untuk memanjakan perut, di Batu Karas terdapat banyak restoran dan warung makan yang menyajikan aneka menu sea food serta makanan khas daerah setempat.

Tiket Masuk Objek Wisata Batu Karas
  1. Pejalan Kaki 1 Orang Rp1.500,- 
  2. Sepeda Motor Rp3.900,- 
  3. Kendaraan Jenis Jeep/Sedan Rp9.200,- 
  4. Kendaraan Jenis Carry Rp17.200,- 
  5. Kendaraan Penumpang Besar Rp22.200,- 
  6. Bus Kecil Rp32.700,- 
  7. Bus Sedang Rp49.500,- 
  8. Bus Besar Rp80.500,-
Maret 31, 2017

Baturaden Purwokerto – Wisata Menarik Untuk Berlibur Bersama Keluarga

Baturaden Purwokerto – ketika Anda bingung mencari suasana berbeda untuk menghilangkan rasa penat dari rutinitas sehari-hari, atau sekadar mencari tempat berlibur bersama keluarga, maka Anda bisa datang ke kawasan wisata Baturaden yang ada di Purwokerto. Kawasan wisata ini mengolaborasikan unsur wisata alam dengan wahana bermain, sehingga tempat wisata ini sangat cocok dijadikan tempat untuk mengisi waktu liburan Anda. Lebih-lebih lokasinya sangat mudah dijangkau, karena memang lokasinya tidak jauh dari pusat kota, kurang lebih 15 Kilometer arah utara kota Purwokerto. 

Tempat wisata Baturaden Purwokerto selain pemandangannya yang indah dan juga banyaknya wahana bermain juga sarat akan legenda. Nama “Baturaden” itu sendiri diambil dari legenda tentang sepasang kekasih antara seorang laki-laki yang hanyalah seorang pelayan (batur) dan seorang wanita dari kalangan bangsawan (Raden). Keduanya bernasib sial karena hubungan mereka tidak direstui oleh orangtua si wanita yang juga majikan dari si laki-laki. Akhirnya, keduanya memutuskan untuk melarikan diri. 


Dalam pelariannya itu keduanya menjumpai sebuah daerah yang memiliki panorama alam yang indah. Mereka pun takjub, dan memutuskan untuk tinggal di tempat tersebut. Seiring berjalannya waktu, tempat mereka tinggal semakin berkembang, dan masyarakat sekitar kemudian menamai tempat tersebut dengan sebutan “Baturaden.” 

Itulah sedikit kisah tentang penamaan tempat wisata yang indah ini. Di tempat wisata Baturaden Purwokerto ini kita bisa melihat keindahan kota Purwokerto dari atas ketinggian. Tidak hanya itu dari puncak tempat wisata ini kita juga bisa menikmati indahnya Pulau Nusa Kambangan, dan pantai-pantai indah yang ada di Cilacap. 

 Pancuran 7 Baturaden Purwokerto 

Di lokasi wisata Baturaden Purwokerto ini ada satu spot wisata yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan, yakni Pancuran 7 dan Pancuran Telu. Kedua pancuran tersebut terbentuk dari aliran air panas yang berasal dari Gunung Slamet dan memiliki suhu kurang lebih 70 derajat celcius.


Aliran air panasa ini membentuk sebuah cekungan menyerupai air terjun berjumlah 7 buah, sehingga masyarakat sekitar menamainya dengan nama “pancuran pitu.” Air panas yang mengalir di Pancuran 7 Baturaden ini mengandung belerang sehingga diyakini dapat membantu mengobati berbagai macam penyakit. Untuk mencapai lokasi pancuran pitu bisa Anda tempuh dengan berjalan kaki dengan jarak sekitar 5 kilometer dari pintu masuk Baturaden Purwokerto

Di pancuran pitu ini juga, Anda bisa menikmati sensasi air berendam air panas sembari menikmati keindahan alam pengunungan yang sejuk menyegarkan. Namun, Anda tidak boleh berendam terlalu lama, maksimal 15 menit. Hal ini tercantum dalam papan peringatan yang ada tidak jauh dari lokasi. Meski tidak bisa berendam lama-lama di pancuran pitu, tapi Anda bisa menikmati sensasi lainnya dengan mencoba pijat sulfur yang banyak tersedia di area pemandian. Untuk bisa menikmati pijat sulfur ini Anda akan dikenakan biaya Rp7.500 dengan durasi waktu 15 menit. 

Telaga Sunyi Baturraden 

Dari namanya, Anda pasti membayangkan jika tempat wisata ini sangat sepi dan jauh dari keramaian. Pendapat Anda ini tidaklah salah, sebab objek wisata Telaga Sunyi memang jauh dari keramaian dan tidak seramai objek wisata Baturaden. Berjarak kurang lebih 2.8 Kilometer dari lokasi wisata Baturaden atau dari terminal ke arah timur, objek wisata ini bisa Anda kunjungi baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. 


Suasana Telaga Sunyi ini sangat hening dan jauh dari keramaian, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai tempat refresing. Tempat wisata ini menawarkan keindahan alam yang masih asri, hijau sejuk dan air dingin yang menyegarkan. Untuk bisa memasuki objek wisata telaga sunyi ini, Anda akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp13.000 per-orang dan parkir Rp3.000 untuk kendaraan roda dua.
Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden 

Tempat wisata ini berupa kebun binatang mini yang bisa dijadikan sebagai sarana belajar anak dan remaja. Di tempat ini Anda akan menemukan berbagai jenis hewan unik dan langka yang sengaja di datangkan dari berbagai daerah di Indonesia. Hewan-hewan itu antara lain, Harimau Sumatra, Buaya Irian, Orangutan Kalimantan, dan berbagai jenis hewan yang didatangkan dari luar negeri. 

Nah, jika Anda ingin mencari tempat wisata edukasi yang nyaman untuk mengisi liburan bersama keluarga, maka Taman Kaloka Widya Mandala Baturaden ini bisa menjadi tujuan Anda. Di tempat ini, selain bisa melihat-lihat aneka jenis binatang, ada juga sebuah museum yang digunakan untuk menyimpan berbagai jenis satwa langka. 

Teater Alam Baturaden

Salah satu tempat wisata paling menarik di Baturaden Purwokerto adalah Teater Alam Baturaden. Teater ini berupa bioskop yang bentuknya menyerupai sebuah pesawat terbang. Yah, Pesawat jenis Foxer 28 miliki Garuda Indonesia itu berdiri megah di atas tanah seluas 600 meter. 


Tidak seperti bioskop-bioskop pada umumnya, bioskop ini tidak menayangkan film Hollywood atau film-film horor Indonesia, akan tetapi menayangkan film-film tengang budaya dan keindahan alam Indonesia, seperti peristiwa meletusnya Gunung Merapi, Bencana Tsunami, Cerita Budaya TMII, dengan durasi antara 10-15 menit. Untuk bisa menikmati sensasi nonton film di atas pesawat ini Anda cukup membayar Rp5000 per-orang. Cukup murah bukan? 

Bumi Perkemahan 

Objek wisata Baturaden tidak hanya memiliki pemandian air panas, Taman Kaloka Widya, dan juga tetaer alam, di tempat wisata ini juga terdapat bumi perkemahan yang pada tahun 2001 pernah dijadikan sebagai lokasi Jambore Nasional Gerakan Pramuka. Bumi Perkemahan ini bisa Anda jadikan sebagai area camping ground dan juga sebagai area outbond. 

Akses Menuju Baturaden 

Objek wisata Baturaden berlokasi di Kota Purwokerto dan berada di lereng Gunung Slamet. Untuk menuju objek wisata ini bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun alat transportasi umum. Jika Anda menggunakan kendaraan umum, Anda bisa mencari angkutan umum jurusan Baturaden dari terminal Purwokerto. Setelah itu berhentilah di terminal Lokawisata Baturaden. 

Namun, perlu Anda ketahui bahwa di Baturaden Purwokerto angkot berhenti beroperasi pada jam 16.00 s/d 16.30. Untuk itu perhitungkan waktu perjalanan Anda. Jika angkot sudah berhenti beroperasi, Anda masih bisa menggunakan angkutan lain. Ojek dan taxi adalah satu-satunya alat transportasi yang bisa Anda pilih. Ongkos ojek di Baturaden tergantung jarak tempuh, kemungkinan antara Rp5.000 s/d Rp15.000. 

Apabila Anda datang secara berombongan dan naik kendaraan umum, maka Anda bisa nyarter angkot berwarna hijau. Umumnya, angkot-angkot tersebut mau mengangkut sekitar 10 orang dengan biaya sekitar Rp200.000, saja. Bila dihitung per-orang, maka masing-masing orang akan dikenakan biaya Rp20.000. Kurang dari 10 orang bisa saja, tapi harga carterannya tetap sama. Biaya tersebut sudah termasuk ongkos pergi-pulang, jadi Anda tidak perlu memikirkan ongkos transportasi lainnya.

Fasilitas Yang Tersedia di Baturaden

Objek wisata Baturaden Purwokerto memang sudah cukup terkenal, sehingga sudah banyak fasilitas yang tersedia, di antaranya penginapan dan hotel. Di tempat ini banyak penginapan dan hotel yang menyajikan fasilitas lengkap dan nyaman. 

Jika Anda hobi out bond, di kawasan ini terdapat area camping gorund yang aman dan nyaman. Anda bisa mendirikan tenda di Wana Wisata, yakni hutan hijau yang masih alami, udara yang segar, dan asik untuk menikmati suasana malam. Area ini tidak terlalu jauh dari objek wisata Baturaden kurang lebih 2 kilometer dari pintu masuk Baturaden dan bisa Anda tempuh dengan berjalan kaki. 

Harga Tiket Masuk Di Baturraden

Harga tiket masuk lokawisata Baturaden cukup bersahabat. Anda cukup mengeluarkan kocek sebesar Rp14.000 per-orang. Harga ini sudah mencakup fasilitas umum, seperti seluncur air, casdane, kolam renang, sepeda air. Sedang untuk memasuki area Pancuran Pitu dan Pancuran Telu ada biaya tambahan sebesar Rp10.000 dan harga tiket masuk teater alam Rp5.000. Objek Wisata Baturaden ini buka mulai jam 06.00 s/d 17.00 WIB.

Rabu, 22 Maret 2017

Maret 22, 2017

Lokasi Pantai Jogan Gunung Kidul

Lokasi Pantai Jogan Gunung Kidul – Dari sekian banyak pantai yang ada di Gunung Kidul, Pantai Jogan memiliki keistimewaan tersendiri bila dibandingkan pantai-pantai di Gunung Kidul Lainnya. Keunikan Pantai Jogan ialah keberadaan air terjun yang airnya jatuh langsung dari atas tebing ke bibir pantai. 


Tinggi air terjun di Pantai Jogan kurang lebih 10 Meter, dan airnya berasal dari perbukitan karst yang ada di sebelah utara pantai ini. Meskipun pantai ini sudah dibuka lama, namun belum banyak wisatawan yang tahu lokasi Pantai Jogan  Gunung Kidul yang indah ini. Padahal, pantai ini terletak persis di sebelah Pantai Siung. 

Untuk bisa menikmati air terjun yang ada di Pantai Jogan Gunung Kidul  ini, pengunjung harus turun ke bawah melewati anak tangga dari bebatuan. Namun, ketika turun kamu harus hati-hati, karena kondisi batuan licin, apalagi ketika musim hujan maka batu-batu itu akan semakin licin. Meski demikian kamu tidak perlu khawatir, karena ada kayu-kayu untuk berpegangan dan menopang tubuh kamu. 

Ketika turun ke bawah, kamu harus hati-hati, selain licin, jalan juga cukup curam. Dan yang lebih menantang ialah, kamu harus melewati bebatuan karang yang banyak dihuni anak-anak kepiting, berwarna transparan dan ukurannya kurang lebih 5 milimeter. Oleh warga sekitar, kepiting-kepting tersebut biasanya diambil untuk dijadikan lauk. 

Setelah melewati berbagai rintangan yang ada, maka sudah saatnya kamu menikmati keramahan air terjun itu dengan kemericik air yang mengguyur bagaikan sebuah tirai terbuat dari air yang sejuk dan menyegarkan. Ketika menikmati guyuran air terjun ini, maka kita akan mengingat begitu besar nikmat Tuhan, bahwa di tengah-tengah daerah yang terkenal dengan kegersangan ternyata menyimpan sumber air yang tersembunyi di perut bumi. 

Lokasi Pantai Jogan Gunung Kidul

Lokasi Pantai Jogan terletak di Desa Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses ke Pantai Jogan

Pantai Jogan berjarak 70 kilometer dari pusat kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Akses jalan menuju pantai ini sudah memadai, jalan sudah beraspal, dan ketika mendekati lokasi jalan sudah cor blok dan dapat dilalui dengan kendaraan roda dua dan roda empat. 

Rabu, 08 Maret 2017

Maret 08, 2017

Rute dan Lokasi Small World Purwokerto

Lokasi Small World Purwokerto – Tahukah kamu bahwa Purwokerto tidak hanya memiliki tempat wisata berupa Curug Jenggala, Ketenger dan Baturaden? Jika belum tahu, pada tahun 2016 lalu, Purwokerto mengembangkan destinasi wisata baru yang diberi nama Small World.

Small-World-Purwokerto


Small Word sangat berbeda dengan tempat-tempat wisata yang ada di sekitarnya. Pasalnya, Small Word tidak menawarkan keindahan alam, melainkan didesain sebagai taman miniatur dunia. Meskipun tempat wisata ini masih dalam proses pengembangan, tetapi sudah banyak wisatawan yang datang ke tempat ini karena penasaran dengan keunikan dan hal-hal baru yang dijasikan.

Small World Purwokerto-Miniatur-Dunia


Di Small World ini pengunjung bisa melihat aneka bangunan-bangunan megah yang sudah terkenal di seluruh penjuru dunia, di antaranya Menara Pizza, Big Beng, Twin Tower Malaysia, Patung Merlion Singapura, Colloseum, Kincir Angin Raksasa Belanda dan aneka bangunan lainnya. Dengan adanya bangunan-bangunan tersebut, maka untuk bisa sekadar foto di Menara Pizza misalnya, kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Paris, cukup datang ke Purwokerto dan masuk ke area Small World kita sudah bisa foto dengan latar belakang Menara Pizza.

Lokasi Small World Purwokerto

Taman Small World berada di Jln. Baturaden km. 25 nomer 270 Ketenger. Karena lokasinya tidak jauh dari tempat wisata Baturaden, maka Small World ini sangat mudah ditemukan.

Rute Menuju Small World

Untuk sampai ke Lokasi Small World, Anda tidak perlu bingung, karena lataknya di Jln. Raya Baturaden. Maka untuk berkunjung ke tempat ini Anda cukup mengikuti rete yang menuju ke tempat wisata Baturaden. Apabila Anda masih bingung silakan ikuti petunjuk google Mpas. Maka Anda akan dipandu hingga sampai ke lokasi.

Harga Tiket Masuk Small World

Untuk bisa menikmati sensasi atau foto selfie di Small Word taman miniaur dunia ini, Anda akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp15.000 per-orang (pada hari-hari biasa) dan Rp20.000 ketika hari libur.
Maret 08, 2017

Lokasi Watu Layah Tlogopucang Temanggung

Lokasi Watu Layah Tlogopucang - Temanggung nampaknya tidak mau kalah dengan daerah-daerah di sekitarnya. Jika Magelang mempunyai Bukit Barade dan Bantul mempunyai Jurang Tembelan, Temanggung mengeluarkan tempat wisata baru bernama Watu Layah. Tempat ini menjadi destinasi wisata baru yang masih fress dan sedang menjadi buah bibir dikalangan netizen.

Watu-Layah-Tlogopucang


Lokasi Watu Layah ini sangat eksotis dengan pemandangan pegunungan dan juga hijaunya hutan pinus. Secara umum konsep wisata Watu Layah Tlogopuncang ini hampir-hampir mirip dengan konsep wisata Hutan Pinus Pengger dan Puncak Becici Dlingo. Dengan adanya wisata Watu Layah ini kita bisa mengatakan bahwa trend wisata yang berkembang di Indonesia saat ini ialah wisata alam. Di mana keindahan alam sebagai objeknya dan gardu pandang atau spot-spot selfie sebagai pemanisnya.

Lokasi Watu Layah Temanggung

Lokasi Watu Layah Tlogopucang terletak di Tlogopucang Utara, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. Lokasinya tidak jauh dari tempat wisata Watu Angkrik, karena memang sama-sama terletak di Desa Tlogopucang. Akses menuju lokasi watu layah ini cukup mudah, untuk lebih lengkapnya silakan lihat google maps.

Fasilitas dan HTM Watu Layah

Ketika artikel ini diturunkan, fasilitas di Watu Layah ini masih dikembangkan. Meski masih dalam tahap pengembangan, tapi di tempat ini sudah terdapat gardu pandang sebagai spot selfie, bangku-bangku sebagai tempat istirahat atau nongkrong bersama teman-teman. Untuk menikmati keindahan alam di Watu Layah ini pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk. Pengunjung cukup membayar biaya parkir Rp2.000 per-motor.
Maret 08, 2017

Lokasi dan Rute Rumah Pohon Goa Cocor Buayan Kebumen

Lokasi Rumah Pohon Goa Cocor – Tak disangka, Kebumen ternyata memiliki banyak tempat-tempat wisata menarik, salah satunya ialah yang sedang ngetrand saat ini, yakni Rumah Pohon Goa Cocor. Rumah pohon ini bisa dikatakan sebagi tempat wisata anti mainstream sekaligus unik serta kekinian.

Rumah-Pohon-Goa-Cocor-Buayan-Kebumen

Disebut rumah pohon karena memang di tempat wisata ini ada sebuah rumah dan gardu pandang yang dibuat di atas pohon dengan desain yang ciamik dan dibuat di daerah yang memiliki keindahan alam begitu memesona. Yah, rumah pohon ini dibangun di kawasan wisata Goa Coro yang sudah sangat populer dikalangan wisatawan.

Rumah pohon ini sengaja dibuat oleh pengelola wisata Goa Cocor sebagi pemikat wisatawan. Dengan dibuatnya rumah pohon ini pengelola berharap wisatawan yang berkunjung ke Goa Cocor semakin meningkat. Selain itu, pembuatan rumah pohon ini sebagai salah satu upaya pengelola dalam mengikuti trend wisata yang menyajikan keindahan alam dari atas ketinggian menggunakan gardu pandang atau rumah pohon.

Di Rumah Pohon Goa Cacar ini pengunjung bisa foto selfie dengan latar belakang hutan yang masih asri. Selain itu, pengunjung juga bisa duduk-duduk sembari menikmati suasana alam yang masih alami. Namun, ketika menaiki rumah pohon ini sebaiknya berdua atau bertiga, karena rumah pohon yang dibuat cukup kecil dan terbuat dari bambu. Apabila Anda datang dengan rombongan, Anda bisa bergantian untuk menaiki rumah pohon ini. Selain bisa menikmati keindahan alam yang masih alami dari atas ketinggian, di tempat ini Anda bisa Caving di Goa Cocor, menyusuri gua.

Lokasi Rumah Pohon Goa Cocor

Rumah Pohon Goa Cocor terletak di Desa Sikayu, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Untuk menuju lokasi wisata ini cukup mudah. Jika Anda sudah tau lokasi Goa Cocor, langsung saja ke lokasi, karena rumah pohon ini berada di area Goa Cocor. Tetapi, jika Anda belum tahu lokasi Goa Cocor, Anda bisa mencari rutenya lewat Google Maps.

Harga Tiket Masuk Goa Cocor dan rumah pohon

Untuk harga tiket masuk Goa Cocor cukup murah, Anda hanya perlu merogok kocek sebesar Rp5.000 untuk biaya tiket masuk, danRp2.000 untuk parkir motor. Sedangkan untuk berfoto-foto di rumah pohonnya gratis. Namun, ketika hari libur Anda harus antri dan bergiliran untuk bisa foto di rumah pohon ini.
Maret 08, 2017

Lokasi dan Rute Menuju Pojok Khayangan Panusupan Purbalingga

Rute Menuju Pojok Khayangan – Selain mempunyai Puncak Sendaren yang cukup populer, ternyata Purbalingga juga mempunyai puncak lainnya yang juga memiliki view alam yang indah. Puncak itu bernama Pojok Khayangan yang belum lama dibuka untuk dijadikan sebagai objek wisata. Namun, meskipun terbilang baru, tempat wisata ini sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Pojok-Khayangan-Panusupan-Purbalingga


Pojok Khayangan ini sebenarnya adalah jalur dan pos peristirahatan pengunjung tempat wisata Desa Wisata Panusupan yang kemudian dimodifikasi menjadi spot selfie yang unik dan anti maentrem. Pada prinsipnya, konsep Pojok Khayangan ini tidak jauh beda dengan spot-spot selfie yang sudah banyak berkembang saat ini. Yakni spot selfie yang menawarkan keindahan alam berupa pegunungan hijau. Secara keseluruhan tempat ini hampir mirip dengan Jurang Tembelan dan Bukit Maracah. Bedanya, gardu pandang di Pojok Khayangan ini berbentuk panggung lingkaran yang dilengkapi dengan bangku dan kursi antik.

Lokasi Pojok Khayangan

Pojok Khayangan ini terletak di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Panusupan, Purbalingga. Lokasinya sangat mudah ditemukan, karena lokasinya tepat di pinggir jalan yang menuju ke arah Desa Wisata Panusupan dan merupakan pos peristirahatan pertama bagi para pengunjung Desa Wisata Panusupan. Anda pun tidak pelu bingung untuk ke lokasi Pojok Khayangan ini, sebab di pinggir jalan sudah ada papan petunjuk jalan. Jika ingin lebih mudah, silakan cari di google maps dengan megetikkan di kolom pencarian Desa Wisata Panusupan, maka Anda akan dipandu sampai ke lokasi tujuan.

Harga Tiket Masuk Pojok Khayangan

Untuk bisa foto selfie di Pojok Khayangan ini, Anda cukup mengeluarkan biaya Rp3.000 per-orang dan Rp2.000 untuk parkir motor. Di tempat ini sudah banyak penjual makanan, dan fasilitasnya juga cukup lengkap.
Maret 08, 2017

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Patemon Jembatan Pelangi

Lokasi Pantai Patemon – Nampaknya, Kebumen tidak mau ketinggalan dengan daerah-daerah lain soal wisata. Setelah beberapa waktu lalu masyarakat Kebumen berhasil menyulap Pantai Lampon dan Pantai Watu Bale, kini muncul lagi destinasi wisata baru di sekitar dua pantai tersebut. Pantai Baru ini dinamakan Pantai Patemon Jembatan Pelangi.

Pantai-Patemon-Kebumen


Pantai Patemon ini beberapa waktu lalu menghiasi banyak timeline media sosial Istagram dan ramai dibicarakan oleh netizen. Pantai Patemon merupakan pantai yang memiliki tebing dan bukit seperti halnya pantai Watu Bale. Namun, porsi tebing dan bukitnya jauh lebih banyak daripada pantainya. Sehingga Pantai Patemon ini lebih difokuskan pada wanaha foto bukan sebagai playground sebagaimana pantai-pantai yang memiliki permukaan landai.

Lokasi Pantai Patemon yang didominasi perbukitan, membuatnya lebih mudah untuk dimodifikasi. Di pantai ini terdapat banyak spot foto yang unik. Daya tarik dari Pantai Patemon ini ialah jembatan pelangi dan merupakan spot utama untuk berfoto. Jembatan pelangi ini terbuat dari bambu dan dibuat agak menjorok ke bibir tebing. Maka ketika foto di tempat ini, maka kita akan mendapatkan backgorund yang indah berupa hamparan laut biru dan perbukitan yang ada di sekitar pantai.

Selain jembatan pelangi, spot-spot foto yang unik lainnya adalah Doraemon, Patung Penyu, dan taman lampion. Di pantai ini juga disediakan gazebo-gazebo dan juga bangku-bangku yang bisa Anda manfaatkan untuk menikmati semilirnya agin laut yang dibalut dengan sejuknya udara perbukitan.

Lokasi Pantai Patemon

Pantai Patemon terletak di Desa Pasir, Kecamaran Ayah, Kabupaten Kebumen, dan masih satu kompleks dengan Pantai Watu Bale, Pantai Pasir, dan Pantai Lampon.

Rute Menuju Pantai Patemon

Akses menuju Pantai Patemon cukup mudah, karena lokasinya berdekatan dengan pantai Karang Bolong dan Pantai Ayah. Adapun rute yang bisa Anda lalui ialah, jika Anda datang dari arah timur, maka ambilla rute jalan Karang Bolong-Pantai Ayah. Dan jika Anda datang dari arah barat, Ambillah rute jalan Pantai Ayah-Karang Bolong. Apabila masih bingung silakan lihat Google Maps.

Harga Tiket Masuk Pantai Patemon

Untuk masuk ke Pantai patemon pengunjung cukup membayar biaya retribusi sebesar Rp.5.000 dan biaya parkir motor Rp2.000

Selasa, 07 Maret 2017

Maret 07, 2017

Lokasi dan Rute Menuju Bukit Budugasu

Lokasi Bukit Budukasu Malang – Nampaknya Malang terus berinovasi untuk mengembangkan potensi wisatanya. Terbukti, setelah beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan banyaknya timeline yang menunjukkan foto-foto Bukit Bulu dan Batu Flower Garden, kini kita juga dikejutkan dengan kemunculan destinasi wisata baru yang diberi nama Budugasu atau Bodog Asu.
Bukit-Budugasu-Malang

Bodogasu menjadi spot selfie menarik dan banyak diburu oleh para pecinta foto selfie, karena lokasinya berada di lereng Gunung Arjuna. Bodogasu atau sering juga disebut Budukasu, Budugasu ini merupakan sebuah bukit yang dikelola oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan sebagai tempat wisata dan termasuk tempat wisata yang belum lama dibuka.

Sebelum ngehit seperti saat ini, budugasu awalnya digunakan sebagai jalur utama para croser untuk offroader di kaki Gunung Arjuna. Namun, seiring dengan semakin banyak offroader yang datang ke tempat ini, maka masyarakat sekitar berinisiatif untuk membuatkan spot foto serta berbagai fasilitas sepeti toilet dan lain sebagainya. Namun, di luar dugaan, karena viewnya yang cantik, pengunjung yang datang ke tempat ini bukan hanya para offroader, tetapi juga para pemburu selfie dan para pecinta wisata alam.

Yah, view di Budugasu ini memang sangat indah, Gunung Arjuna yang berdiri dengan kokoh dan hamparan sabana sangat memanjakan mata. Di sebelah baratnya terdapat kebun teh yang menghampar luas bagaikan karpet hijau yang dibentangkan dan bergelombang-gelombang membentuk lembah-lembah yang cantik.

Rute Menuju Bukit Budugasu/Budug Asu

Rute menuju Bukit Budugasu bisa dibilang sangat menantang, karena memang rute ini adalah jalur offroad. Jalan belum beraspal, licin, berlumpur dan berbatu. Jadi ketika ketempat ini sebaiknya menggunakan motor yang memang didesain untuk kegiatan-kegiatan ekstrem. Namun, jika tidak memiliki kendaraan itu, Anda bisa berjalan kaki untuk bisa sampai ke lokasi. Adapun akses terdekat untuk menuju Bukit Budugasu ialah melewati Kebun Teh Lawang Malang. Jika Anda bingung, maka carilah rute ke Agrowisata Kebuh Teh Lawang Wonosari. Dari situ tanyalah masyarakat sekitar, Anda akan ditunjukkan jalannya.